This study was motivated by the importance of critical thinking skills among students who are active in the student council organization (OSIS) and the role of self regulated learning in supporting students’ learning processes and decision making. This study aimed to determine the relationship between self regulated learning and critical thinking ability among students who are active in OSIS. This research employed a quantitative approach with a correlational design. The participants consisted of 70 high school students who were actively involved in OSIS in Salatiga and were selected using a purposive sampling technique. Data were collected through online questionnaires using the Self Regulated Learning Scale and the Critical Thinking Scale. Data analysis was conducted using Spearman correlation analysis with the assistance of SPSS version 23. The results showed a significant positive relationship between self regulated learning and critical thinking ability among students active in OSIS, with a correlation coefficient of r = 0.656 and a significance value of 0.000 (p < 0.05). This indicates that the higher the self regulated learning, the higher the students’ critical thinking ability. The findings imply that self regulated learning is an important factor in supporting the development of critical thinking skills among students involved in school organizations. ABSTRAK Penelitian ini di latarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis pada siswa yang aktif dalam organisasi OSIS serta peran self regulated learning dalam mendukung proses belajar dan pengambilan keputusan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self regulated learning dengan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang aktif dalam organisasi OSIS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 70 siswa SMA yang aktif dalam organisasi OSIS di Salatiga dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner online menggunakan skala Self Regulated Learning dan skala Berpikir Kritis. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Spearman dengan bantuan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara self regulated learning dengan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang aktif dalam organisasi OSIS dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,656 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self regulated learning maka semakin tinggi pula kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa self regulated learning merupakan salah satu faktor penting yang dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis pada siswa yang aktif dalam organisasi sekolah.
Copyrights © 2026