Pencemaran udara akibat emisi kendaraan bermotor merupakan salah satu tantangan lingkungan yang mendesak, khususnya di Kawasan perkotaan dengan lalu lintas tinggi. Topik ini dipilih karena emisi karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) dari kendaraan berbahan bakar bensin nerpotensi membahayakan Kesehatan manusia dan menurunkan kualitas udara secara signifikan, terutama apabila system pembakaran tidak bekerja secara efisien. Pemahaman mendalam terhadap karakteristik emisi pada kondisi idle dan high idel menjadi penting sebagai dasar evaluasi kelayakan kendaraan dalam memenuhi standar emisi yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar emisi CO dan HC pada kondisi idle secara konsisten leih tinggi dibandingkan pada kondisi high idle. Hal ini disebabkan oleh rendahnya putaran mesin pada kondisi idle yang mengakibatkan pembakaran kurang sempurna. Meskipun demikian, Sebagian besar kendaraan uji masih memenuhi ambang batas emisi yang ditetapkan. Temuan ini menegaskan bahwa pengujian emisi berkala sangat krusial dalam upaya pengendalian pencemaran udara. Kondisi idle terbukti menjadi titik kritis yang perlu mendapat guna menjamin kualitas udara yang lebih baik dan perlindungan Kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026