Posyandu merupakan ujung tombak layanan Kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan khususnya ibu dan anak di tingkat desa atau kelurahan, namun pencatatan tumbuh kembang anak masih dilakukan secara manual menggunakan buku KIA, sehingga rentan terhadap kesalahan data, keterlambatan deteksi, dan keterbatasan aksesibilitas informasi bagi orang tua. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem digital berbasis web dan mobile bernama e-Growth Posyandu yang dirancang untuk memantau tumbuh kembang anak secara real-time dengan pendekatan Human-Centered Design (HCD). Metode HCD diterapkan melalui empat tahapan utama: (1) empathize, yaitu menggali kebutuhan pengguna melalui wawancara dengan kader posyandu dan orang tua; (2) define, mengidentifikasi permasalahan inti; (3) ideate, merancang solusi melalui brainstorming; (4) prototype yaitu merepresentasikan ide/konsep berupa sketsa, mockup digital; (5) test yaitu fase di mana prototype yang telah dibuat diuji langsung oleh pengguna. Fase ini bertujuan untuk menilai efektivitas, kegunaan, dan kesesuaian solusi dengan kebutuhan pengguna. Sistem e-Growth dilengkapi fitur pencatatan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak secara digital, notifikasi jadwal posyandu, grafik pertumbuhan otomatis berbasis standar WHO, serta laporan yang dapat diunduh oleh orang tua. Pengujian dilakukan terhadap 30 kader posyandu dan 50 orang tua di tiga kelurahan di Kota Bandung. Hasil evaluasi menggunakan System Usability Scale (SUS) memperoleh skor rata-rata 82,4 yang termasuk dalam kategori "Excellent", dan 93% responden menyatakan sistem mudah digunakan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan HCD efektif dalam menghasilkan solusi digital yang sesuai kebutuhan pengguna lapangan posyandu.
Copyrights © 2026