Fenomena viralitas iklan "OBH Combi Sachet" di platform TikTok telah menciptakan pergeseran paradigma dalam pola konsumsi informasi digital di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi pola algoritma viralitas tersebut serta menganalisis relevansinya terhadap strategi komunikasi dan literasi digital dalam ekosistem pendidikan tinggi masa kini. Dengan menggunakan metode penelitian netnografi, data dikumpulkan melalui observasi mendalam dan dokumentasi sistematis terhadap konten video yang memiliki engagement tinggi di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi pendek yang menggunakan teknik hook repetitif, seperti frasa "uhuk-uhuk" dan "sat-set", terbukti sangat efektif dalam menarik perhatian audiens secara masif. Temuan ini mengindikasikan bahwa pola komunikasi viral tersebut dapat diadaptasi sebagai strategi pedagogis inovatif untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran digital. Dengan demikian, institusi pendidikan perlu mempertimbangkan adopsi elemen viralitas dalam penyusunan media ajar agar informasi lebih mudah dicerna dan relevan dengan gaya belajar mahasiswa di era disrupsi.
Copyrights © 2026