Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, desain produk, dan harga produk terhadap keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Aerox di Kabupaten Banjarnegara. Latar belakang ini didasari oleh meningkatnya persaingan antar produsen sepeda motor yang menuntut pemahaman terhadap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Salah satu produk yang cukup diminati adalah Yamaha Aerox, namun di Kabupaten Banjarnegara, penjualannya masih belum mencapai target yang ditetapkan, yang menunjukkan adanya kemungkinan pengaruh dari faktor-faktor seperti kualitas produk, desain produk, dan harga terhadap keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna Yamaha Aerox di Kabupaten Banjarnegara, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang diperoleh menggunakan teknik Accidental/Convenience Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas Produk (X1) Tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan pembelian dengan nilai t hitung 0,099 < t tabel 1,986 dan signifikansi 0,921 > 0,05 (2) Desain produk (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan pembelian dengan nilai t hitung 3,229 > t tabel 1,986 dan signifikansi 0,02 < 0,05 (3) Harga produk (X3) berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung 3,376 < t tabel 1,986 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Nilai F hitung 33,949 > F tabel 2,70 dan signifikansi 0,01 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,523 yang berarti 52,3% variabel Keputusan pembelian dijelaskan oleh Kualiatas produk, Desain produk, dan Harga produk, sedangkan sisanya 47,7% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini adalah keputusan pembelian sepeda motor Yamaha Aerox di Kabupaten Banjarnegara lebih banyak dipengaruhi oleh faktor desain produk dan harga, sementara kualitas produk belum mampu memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk, agar mampu memenuhi ekspektasi konsumen serta memperkuat pertimbangan konsumen dalam memutuskan pembelian.
Copyrights © 2026