Tuntutan kompetensi abad ke-21 mendorong perlunya inovasi pembelajaran yang mampu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif melalui pendekatan berbasis STEM. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi pemanfaatan media pembelajaran di sekolah dasar, (2) merancang Media PROM (Proyektor Mini) sebagai solusi atas kebutuhan pembelajaran, (3) menilai kelayakan dan hasil uji produk, serta (4) memaparkan bentuk akhir media yang dikembangkan. Kajian ini berangkat dari hasil analisis kebutuhan yang menunjukkan bahwa media pembelajaran di SD belum dirancang untuk memfasilitasi kegiatan belajar yang menuntut siswa berpikir kritis, kreatif, dan mampu berkolaborasi dalam pemecahan masalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Educational Design Research (EDR) dengan model McKenney & Reeves yang meliputi tahap analisis dan eksplorasi, desain dan konstruksi, serta evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa kelas V di SDN 2 Pengadilan Kota Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media PROM yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan hasil validasi ahli media dan ahli materi dengan kategori layak digunakan. Uji coba produk menunjukkan respon positif dari guru dan siswa serta mampu mendukung pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan konsep STEM, khususnya pada materi gelombang cahaya dan bangun ruang. Produk akhir berupa media PROM (Proyektor Mini) beserta buku panduan yang dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026