Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru bimbingan konseling dalam mengatasi pemakaian rokok elektronik di kalangan siswa SMA Negeri 10 Kota Ternate. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif,yaitu menganalisis data secara induktif dan menafsirkan makna data. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa alasan siswa menggunakan rokok elektrik yaitu minimnya perhatian dari orang tua siswa, mengikuti orang tuanya yang merokok elektrik, menonton youtube tentang orang-orang yang menghisap rokok elektrik dan merakitnya sendiri, serta ikut-ikutan teman-temannya yang sudah lebih dulu merokok elektrik. Upaya yang dilakukan guru BK dalam mengatasi pemakaian rokok elektrik pada siswa adalah menggunakan layanan konseling individu, konseling kelompok dan kolaborasi dengan orang tua. Dengan demikian, upaya guru bimbingan konseling dalam mengatasi pemakaian rokok elektronik di kalangan siswa perlu dievaluasi untuk mengetahui efektivitasnya.
Copyrights © 2025