Nilai Tukar Petani merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menggambarkan kesejahteraan relatif petani melalui perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dan indeks harga yang dibayar petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Nilai Tukar Petani di Provinsi Jawa Barat selama periode 2019–2024 serta menginterpretasikan posisinya sebagai indikator daya tukar petani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif berdasarkan data sekunder tahunan yang diperoleh dari Open Data Jawa Barat. Analisis data dilakukan dengan menghitung perubahan nilai tahunan, pertumbuhan tahunan, dan menginterpretasikan Nilai Tukar Petani berdasarkan kategori di atas atau di bawah 100. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Tukar Petani Jawa Barat mengalami fluktuasi selama periode penelitian. Nilai Tukar Petani berada di atas 100 pada tahun 2019, 2020, 2023, dan 2024, sedangkan pada tahun 2021 dan 2022 berada di bawah 100. Nilai terendah terjadi pada tahun 2021 sebesar 97,84, sedangkan nilai tertinggi terjadi pada tahun 2024 sebesar 112,17. Temuan ini menunjukkan bahwa daya tukar petani mengalami tekanan pada tahun 2021–2022 dan menunjukkan perbaikan pada tahun 2023–2024.
Copyrights © 2026