Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode dakwah yang digunakan oleh Ustadz Zulkipli Nasution dalam menyampaikan materi kajian Tafsir Shafwat At-Tafasir di Masjid Jami' Sairussalam Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ustadz Zulkipli Nasution menerapkan beberapa metode dakwah secara terpadu, yaitu metode bil hikmah, mau'izhah hasanah, dan mujadalah billati hiya ahsan. Dalam penyampaian kajian tafsir, beliau mengutamakan penggunaan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan kontekstual sehingga materi dapat dipahami oleh berbagai lapisan jamaah. Selain itu, penyampaian materi juga didukung dengan penjelasan yang sistematis, pemberian contoh-contoh aktual, serta interaksi dua arah antara penceramah dan jamaah. Penerapan metode dakwah tersebut terbukti mampu meningkatkan pemahaman jamaah terhadap kandungan ayat-ayat Alquran serta mendorong partisipasi aktif dalam kegiatan kajian. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah tidak hanya ditentukan oleh materi yang disampaikan, tetapi juga oleh kemampuan da'i dalam memilih metode komunikasi yang efektif, persuasif, dan sesuai dengan karakteristik audiens.
Copyrights © 2026