Penuaan menyebabkan terjadinya penurunan fungsi tubuh, terutama pada sistem muskuloskeletal, sehinggalansia lebih rentan mengalami nyeri punggung bawah. Kondisi ini menimbulkan keterbatasan gerak,menurunkan kemandirian, serta berdampak pada kualitas hidup lansia. Oleh karena itu, diperlukan intervensiyang efektif untuk mengurangi nyeri serta meningkatkan kemampuan fungsional, salah satunya melaluipemberian pelvic rocking exercise dan mckenzie exercise. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaanpengaruh pelvic rocking exercise dan mckenzie exercise terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada lansia.Metode penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan desain pre and post test two group design.Sampel berjumlah 29 lansia yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan dengan pertemuan 2 kali permingguselama 4 minggu. Pengukuran nyeri menggunakan visual analog scale (VAS). Analisis data menggunakan ujipaired samples t-test untuk kelompok I dan II digunakan untuk melihat perubahan sebelum dan sesudahintervensi. Uji independent sample t-test digunakan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara keduakelompok dengan tingkat signifikasi p=0,05. Hasil Penelitian menunjukkan uji paired samples t-test untukkelompok I dan II dengan hasil p=0,000 (<0,05) yang dimana setiap perlakuan berpengaruh terhadap penurunannyeri punggung bawah pada lansia. Untuk perbedaan kelompok perlakuan I dan II menggunakan independentsample t-test dengan nilai p= 0.985 (p >0,05), sehingga tidak ada perbedaan pengaruh pelvic rocking exercisedan mckenzie exercise terhadap penurunan nyeri punggung bawah pada lansia. Kesimpulannya tidak adaperbedaan pengaruh pelvic rocking exercise dan mckenzie exercise terhadap penurunan nyeri punggung bawahpada lansia di Posyandu Pasekan Kidul.
Copyrights © 2026