Probabilitas merupakan salah satu materi matematika yang penting karena berkaitan dengan penalaran tentang ketidakpastian, prediksi, dan pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, berbagai penelitian menunjukkan bahwa materi ini masih menjadi salah satu topik yang sulit dipahami siswa pada berbagai jenjang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau dan mensintesis hasil-hasil penelitian tentang pembelajaran dan pemahaman konsep probabilitas dalam matematika. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis 30 artikel ilmiah dari jurnal pendidikan matematika yang relevan dengan topik kajian. Data dikumpulkan melalui tahap identifikasi, seleksi, pembacaan mendalam, dan pengelompokan artikel berdasarkan fokus penelitian, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman konsep probabilitas siswa masih cenderung rendah, terutama dalam menyatakan ulang konsep, menentukan ruang sampel, menafsirkan kejadian, memilih representasi yang tepat, dan menyelesaikan soal cerita. Kesulitan tersebut dipengaruhi oleh faktor kognitif, afektif, dan pedagogis, seperti kemampuan berpikir logis, self-regulated learning, minat belajar, rasa ingin tahu, serta kualitas desain pembelajaran. Kajian ini juga menunjukkan bahwa model pembelajaran yang aktif dan kontekstual, seperti Problem Based Learning, Project Based Learning, Learning Cycle 9E, problem posing, dan desain lintasan belajar berbasis PMRI, serta penggunaan media digital interaktif, cenderung lebih efektif dalam mendukung pemahaman probabilitas dibandingkan pembelajaran konvensional. Implikasinya, pembelajaran probabilitas perlu dirancang secara lebih bermakna, eksploratif, dan berorientasi pada pembangunan konsep, bukan sekadar penerapan rumus.
Copyrights © 2026