Pembelajaran geometri transformasi, khususnya materi translasi dan rotasi di sekolah, sering kali disajikan secara konvensional dan sebatas pada kertas. Keterbatasan visualisasi ini menyebabkan murid kesulitan membayangkan bagaimana aplikasi tersebut digunakan dalam dunia kerja. Di sisi lain, ketika konsep rotasi diintegrasikan dengan pembuatan batik kreatif, muncul hambatan teknis berupa ketidakpresisian sudut pencapan dan ketidakseragaman jarak antar-objek yang membuat motif saling bertumpuk serta tidak simetris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi proyek pembelajaran Science, Technology, Engineering, and Mathematics terintegrasi Computational Thinking (STEM-CT) berbantuan alat inovatif Modular Geometric Motif-Tool (MGM-Tool). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat keterbatasan mekanis alat yang memicu deviasi visual pada kain, penggunaan MGM-Tool dalam alur proyek terstruktur ini terbukti efektif meningkatkan visualisasi spasial, kemampuan pemecahan masalah teknis, serta berhasil menstimulasi empat fondasi computational thinking murid. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan media fisik manipulatif yang murah sangat efektif untuk mendukung penguatan Profil Pelajar Pancasila pada sektor ekonomi kreatif di sekolah kejuruan.
Copyrights © 2026