Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penyuluh agama dalam pemberdayaan ekonomi kelompok majelis taklim di Kota Padangsidimpuan. Latar belakang penelitian didasarkan pada perluasan fungsi penyuluh agama yang tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga pada penguatan kapasitas sosial dan ekonomi masyarakat. Majelis taklim dipandang sebagai wadah strategis untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas karena memiliki ikatan sosial, kepercayaan, dan partisipasi anggota yang kuat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis field research. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap penyuluh agama, pejabat Kementerian Agama, pengurus, dan anggota majelis taklim. Analisis data dilakukan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama menjalankan lima peran utama, yaitu sebagai edukator ekonomi, motivator, fasilitator, pendamping, dan mediator jejaring sosial-ekonomi. Peran tersebut diwujudkan melalui edukasi kewirausahaan, penguatan motivasi berbasis nilai Islam, fasilitasi akses pelatihan dan modal, pendampingan usaha produktif, serta pembangunan kemitraan dengan berbagai lembaga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai agen pemberdayaan yang mengintegrasikan modal spiritual, sosial, dan ekonomi sehingga mampu meningkatkan kapasitas, partisipasi, dan kemandirian ekonomi anggota majelis taklim secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026