Gaya hidup tidak sehat seperti kebiasaan merokok, begadang, serta rendahnya kedisiplinan kehadiran masih banyak ditemukan pada pelajar tingkat menengah. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan (fatigue), risiko anemia, dan penurunan performa akademik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas IX MTs Al-Musaddadiyah Garut mengenai strategi membangun kebiasaan sehat dan disiplin melalui pendekatan Action Planning dan Habit Stacking. Metode yang digunakan berupa penyuluhan interaktif yang melibatkan 29 siswa kelas IX MTs Al-Musaddadiyah Garut sebagai peserta kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 79,33% menjadi 92,61% setelah penyuluhan. Peningkatan paling tinggi terlihat pada indikator pemahaman cara mengatasi rasa lesu, penggunaan self-reward, serta penerapan habit stacking. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif mampu memberikan pemahaman praktis dan meningkatkan kesadaran siswa untuk mengelola kebiasaan sehari-hari. Kegiatan ini memberikan dasar yang kuat bagi siswa dalam membentuk perilaku hidup sehat dan disiplin guna menunjang keberhasilan akademik.
Copyrights © 2026