Angka penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) mengalami peningkatan tiap tahunnya baik di tingkat global, nasional maupun regional, terkhusus di Kota Manado. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah peningkatan angka penderita PTM, salah satunya dengan memberdayakan Kader kesehatan untuk mendukung pencegahan PTM. Upaya yang dapat dilakukan tersebut adalah mengoptimalisasi peran Kader dalam melakukan deteksi dini PTM. Hal ini dimaksudkan agar deteksi dini PTM dapat dilakukan kepada warga dan pencegahan PTM dapat segera dilakukan. Selain deteksi dini PTM, pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) juga dapat menjadi salah satu upaya dalam pencegahan PTM. Karena ketersediaan bahan dan kemudahan mengolah TOGA menjadi alasan mengapa upaya ini dipilih. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada Kader Puskesmas Kombos agar memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan deteksi dini penyakit tidak menular dan pemanfaatan tanaman obat keluarga. Metode kegiatan pengabdian ini dimulai dengan melakukan analisa masalah. Kemudian melakukan perumusan solusi dengan mitra. Tahap selanjutnya adalah pelatihan kepada Kader tentang deteksi dini PTM dan pemanfaatan TOGA. Kegiatan dilanjutkan dengan penerapan teknologi berupa aplikasi deteksi dini PTM, buku pedoman mitra, buku TOGA serta TOGA percontohan. Tahap akhir yaitu melakukan pendampingan Kader dan evaluasi. Kegiatan dilakukan di Kantor Kelurahan Ternate Tanjung Kecamatan Singkil Kota Manado. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 Kader wilayah kerja Puskesmas Kombos. Penerapan teknologi berupa buku panduan mitra, buku TOGA, aplikasi deteksi dini PTM berbasis Android, alat kesehatan untuk skrining penyakit tidak menular (PTM) dan pembuatan tanaman obat keluarga (TOGA) percontohan. Evaluasi menunjukkan 1) Pengetahuan Kader tentang deteksi dini PTM meningkat (skor rerata pre-test adalah 42 poin menjadi 87 poin pada skor rerata post test); 2) Kader mampu melakukan deteksi dini PTM secara mandiri; dan 3) Rumah warga memiliki 2 TOGA. Kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan Kader dalam deteksi dini PTM dan Pemanfaatan TOGA. Hal tersebut dapat mengoptimalisasi peran Kader dalam deteksi dini PTM dan pemanfaatan TOGA.
Copyrights © 2026