Cedera anterior cruciate ligament (ACL) dan osteoartritis (OA) lutut merupakan masalah muskuloskeletal yang dapat menyebabkan nyeri, keterbatasan fungsi, dan penurunan kualitas hidup. Masyarakat Banjar Telabah Desa Sukawati memiliki aktivitas fisik harian yang tinggi sehingga berisiko mengalami gangguan lutut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining anatomi, kekuatan otot quadriceps, dan fungsi lutut serta memberikan edukasi preventif terkait pencegahan cedera ACL dan OA lutut. Kegiatan dilaksanakan melalui skrining kesehatan komunitas dan edukasi kesehatan kepada 55 peserta. Pemeriksaan meliputi pengukuran kekuatan isometrik otot quadriceps menggunakan hand held dynamometer, pengukuran quadriceps angle menggunakan goniometer, pemeriksaan kesehatan dasar, serta evaluasi fungsi lutut menggunakan Knee Injury and Osteoarthritis Outcome Score (KOOS). Edukasi diberikan dalam bentuk seminar, diskusi, dan demonstrasi latihan penguatan serta stabilisasi lutut. Hasil menunjukkan sebagian besar peserta mengalami ketidakseimbangan kekuatan otot quadriceps (69,1%) dan memiliki skor KOOS di bawah 80 pada sebagian besar domain fungsi lutut, yang menunjukkan adanya keterbatasan fungsional dan potensi risiko gangguan lutut. Program ini memberikan gambaran awal mengenai kondisi muskuloskeletal masyarakat serta mendukung upaya promotif dan preventif dalam pencegahan dini OA dan cedera ACL melalui skrining dan edukasi kesehatan berbasis komunitas.
Copyrights © 2026