Pemahaman konsep matematis merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki siswa agar mampu memahami, menjelaskan, dan menerapkan konsep matematika secara bermakna. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V masih rendah dan belum mencapai KKTP sebanyak 24 siswa dari 32 siswa (75%), khususnya pada materi bilangan pecahan. Hal ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih bersifat konvensional, kurang melibatkan siswa secara aktif, serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang konkret. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media JEMPA pada materi bilangan pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas V SDN Banjarsari 2 Gajah Kabupaten Demak tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep matematis sebelum dan sesudah perlakuan. Peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dianalisis menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 40,93 meningkat menjadi 80,46 pada posttest. Hasil uji N-Gain memperoleh nilai rata-rata 0,68 atau 68,24% dengan kategori cukup efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw berbantuan media JEMPA meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa secara signifikan.
Copyrights © 2026