Remaja menggunakan instagram salah satunya sebagai sarana untuk melakukan self-disclosure. Self-disclosure dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme dengan self-disclosure pada remaja pengguna instagram. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 250 mahasiswa UIN Suka Riau usia 18-21 tahun yang menggunakan instagram minimal selama 1 tahun, diambil dengan menggunakan teknik sampling kuota. Data diperoleh menggunakan tiga skala psikologis dengan teknik analisis data menggunakan regeresi berganda. Hasil analisis data menunjukan bahwa ada hubungan antara kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme dengan self-disclosure pada remaja pengguna instagram (F=36,446; p=0,000). Hasil ini menunjukan bahwa secara bersama-sama kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme dapat menjelaskan self-disclosure, dengan nilai adjusted R^2 sebesar 22,2%, artinya sumbangan efektif dari faktor kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme secara keseluruhan sebesar 22,2%, sementara sisanya 77,8% ditentukan oleh faktor lain diluar penelitian ini.
Copyrights © 2026