Penelitian ini bertujuan menganalisis pandangan petani terhadap penerapan sistem tumpang sari antara tanaman jagung dan rumput odot pada lahan miring di Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus serta melibatkan lima informan yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman budidaya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani menilai sistem tumpang sari memberikan manfaat berupa efisiensi tenaga, penurunan biaya usaha tani, serta ketersediaan hijauan pakan yang berkelanjutan. Sistem ini juga dianggap sesuai dengan kondisi biofisik lahan miring, meskipun masih terdapat kendala seperti proses pengangkutan hasil pada lereng yang curam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi jagung dan rumput odot merupakan strategi pengelolaan lahan miring yang layak dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026