Kinaa: Jurnal Kepemimpinan Kristen dan Pemberdayaan Jemaat
Vol. 7 No. 1 (2026): Juni 2026

Teologi Kebangkitan sebagai Instrumen Perlawanan: Kepemimpinan Maskilim dan Kritik Ideologi atas Daniel 12

Frans Pangrante (Universitas Kristen Indonesia Toraja, Toraja Utara, Indonesia)
Ivan Sampe Buntu (Institut Agama Kristen Negeri Toraja, Tana Toraja, Indonesia)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2026

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis asal-usul dan fungsi teologis-ideologis teologi kebangkitan dalam Daniel 12:1–13. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi pustaka dengan metode eksegesis terhadap teks Daniel 12:1–13 yang dianalisis melalui perspektif Kritik Ideologi. Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana narasi apokaliptik tersebut berfungsi sebagai instrumen perlawanan terhadap hegemoni politik-keagamaan Dinasti Seleukid. Penelitian menemukan bahwa konsep kebangkitan diproduksi oleh kelompok Maskilim (orang bijaksana) bukan sekadar sebagai dogma eskatologis, melainkan sebagai strategi kepemimpinan untuk memberdayakan ketahanan (resilience) komunitas Yahudi yang tertindas. Pemimpin bertindak sebagai agen pembebasan berpikir yang mendekonstruksi ideologi penguasa yang tampak absolut. Secara kontekstual, gagasan eskatologi retroaktif ini mendesak para pemimpin jemaat saat ini untuk menjadi Maskilim modern yang mampu mengartikulasikan teologi pengharapan, terutama di tengah-tengah struktur kekuasaan (dalam bentuk apapun) yang tampak absolut.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ojsdatakinaa

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

KINAA merupakan istilah dari bahasa Toraja yang menunjukan suatu sifat kebijaksanaan. Kinaa merupakan salah satu sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin sehingga dapat menunjukan kepemimpinan yang baik, benar, dan berpengaruh. Jurnal Kinaa adalah Jurnal Jurusan Kepemimpinan Kristen IAKN ...