Studi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh akses finansial, informasi, geografis, dan sosial yang dimediasi oleh kebijakan pemerintah terhadap keputusan pembelian rumah di kalangan Generasi Z di Surabaya, Indonesia. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan responden sebanyak 100 orang, berusia 18–27 tahun. Pengumpulan data melalui kuesioner dengan skala likert sebagai pengukurannya. Analisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan SmartPLS 3.2.9, yang menilai model pengukuran (luar) dan struktural (dalam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses finansial, akses informasi, akses sosial, dan kebijakan pemerintah berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan, akses geografis berpengaruh tidak signifikan. Kebijakan pemerintah juga berperan sebagai mediasi antara variabel akses dan keputusan pembelian. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan perumahan yang terarah, instrumen keuangan yang inklusif, dan transparansi informasi digital sangat penting dalam mendorong kepemilikan rumah di kalangan Generasi Z. Wawasan ini berharga bagi perencana kota, pembuat kebijakan, dan pengembang properti yang ingin menyelaraskan pasokan perumahan dengan preferensi dan kapasitas konsumen muda.
Copyrights © 2026