Presensi merupakan salah satu proses penting dalam kegiatan pembelajaran karena berfungsi untuk mencatat kehadiran dan membantu pengelolaan data peserta didik. Namun, proses presensi manual masih memiliki beberapa kendala, seperti membutuhkan waktu lebih lama, berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, dan menyulitkan proses rekapitulasi data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem presensi berbasis QR Code pada studi kasus berbasis skenario di YOHAN EduCenter. Sistem dikembangkan menggunakan model Waterfall melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem menggunakan ERD dan UML, implementasi sistem berbasis web, serta pengujian fungsionalitas. Sistem yang dihasilkan memiliki fitur utama berupa login pengguna, pengelolaan data murid, pemindaian QR Code, pencatatan kehadiran, rekapitulasi presensi, dan ekspor data ke format Excel. Pengujian dilakukan menggunakan metode black-box testing dengan pendekatan Equivalence Partitioning dan Boundary Value Analysis. Berdasarkan 13 skenario pengujian yang terdiri dari pengujian scan QR Code, penambahan data user, dan batas absensi harian, seluruh skenario memperoleh status diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem presensi berbasis QR Code dapat membantu proses pencatatan kehadiran menjadi lebih praktis, terstruktur, dan mudah direkap dibandingkan metode presensi manual.
Copyrights © 2026