Latar Belakang: Abortus adalah pengeluaran hasik konsepsi sebelum janin dapat hidup di luar kandungan (sebelum 20 minggu atau <500 gram). Risiko lebih tinggi pada ibu usia <20 atau >35 tahun. Di Indonesia, kasus abortus masih cukup tinggi, terutama di daerah dengan akses kesehatan terbatas. Penelitian ini dilakukan di RSU Meuraxa Banda Aceh dengan pasien dari berbagai latar belakang. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan usia ibu hamil dengan kejadian abortus di RSUD Meuraxa Banda Aceh (2022–2023) guna mendukung upaya pencegahan, terutama pada kelompok berisiko tinggi. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan bahwa sebagian besar kejadian abortus terjadi pada ibu hamil yang berada pada kelompok usia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun. Data menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara usia ibu hamil dengan tingkat kejadian abortus, dimana risiko abortus meningkat pada kelompok usia yang berisiko. Kesimpulan: Usia ibu hamil berhubungan signifikan dengan kejadian abortus. Risiko lebih tinggi pada usia remaja dan usia lanjut, sehingga diperlukan upaya pencegahan dan edukasi yang lebih intensif pada kelompok berisiko.
Copyrights © 2026