Diabetes melitus (DM) atau yang umumnya dikenal penyakit kencing manis adalah penyakit menahun yang dapat di derita olah seseorang seumur hidupnya. Pasien yang menderita DM biasanya akan mengalami komplikasi kronik, yakni penyakit makrovaskular (pembuluh darah besar) dan penyakit mikrovaskular (pembuluh darah kecil), salah satunya akan memengaruhi mata (retinopati) sehingga dapat menyerang organ mata dan menimbulkan berbagai penyakit mata yaitu katarak, retinopati diabetik, glaukoma, dan dry eye syndrome dan faktor risiko lainnya komplikasi DM pada gangguan penglihatan ialah lama durasi seseorang menderita DM dikarenakan makin lamanya seseorang menderita DM maka makin tinggi risiko komplikasi pada matanya. Penelitian ini ditujukan guna mengenali bagaimana hubungan durasi menderita DM dengan gangguan penglihatan di Poli Mata RSUD Meuraxa serta melibatkan penggunaan desain penelitian korelasional berpendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden lama menderita DM selama 15 – 20 tahun (32,4%), jenis gangguan penglihatan pada katarak (37,8%), berjenis kelamin perempuan (66,2%) dan berusia 56 –65 tahun yaitu lansia akhir (33,8%). Hasil uji statistik menujukan bahwasanya ada korelasi signifikan diantara lama durasi menderita DM dengan komplikasi gangguan penglihatan dengan p-value 0,000. Pengaruh lama durasi menderita DM dengan komplikasi gangguan penglihatan memiliki hubungan yang signifikan dimana semakin meningkat lama durasi menderita DM maka makin meningkat kategori dari onset gangguan penglihatan.
Copyrights © 2026