Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Program GASPOL (Gerakan Sayang Perempuan Pengemudi Ojek Online) yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori implementasi kebijakan Merilee S. Grindle yang meliputi dua dimensi: Isi Kebijakan (Content of Policy) dan Konteks Implementasi (Context of Implementation). Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan kunci dari DP3AK, koordinator komunitas, peserta program, dan masyarakat umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program GASPOL telah berjalan cukup baik dengan memberikan pemberdayaan multidimensi meliputi aspek ekonomi, perlindungan diri, hukum, politik, serta spiritual dan psikologis. Sebanyak 73,8% peserta telah mengembangkan usaha mandiri dan 71,8% melaporkan pengurangan jam kerja di jalan. Faktor pendukung meliputi komitmen kelembagaan DP3AK, sinergi lintas sektor, dan antusiasme peserta yang tinggi. Faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, kekakuan prosedur birokrasi, dan absennya platform ojek online sebagai mitra aktif.
Copyrights © 2026