Homoseksualitas pada remaja pria merupakan fenomena sosial yang terus menarik perhatian di Indonesia karena berkaitan dengan berbagai aspek seperti budaya, agama, kesehatan, dan kehidupan sosial masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk membahas fenomena homoseksualitas di kalangan generasi muda melalui kajian berbagai sumber literatur mengenai faktor penyebab, dampak, pandangan masyarakat, serta upaya penanganannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal dan sumber ilmiah terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa homoseksualitas dipengaruhi oleh faktor biologis, psikologis, dan lingkungan sosial yang saling berkaitan. Dampak yang ditimbulkan mencakup aspek kesehatan berupa peningkatan risiko penyakit menular seksual, aspek psikologis berupa stres dan rendahnya kepercayaan diri, aspek sosial berupa stigma dan diskriminasi, serta aspek pendidikan berupa bullying dan penurunan prestasi akademik. Pandangan masyarakat terhadap homoseksualitas beragam, mulai dari penolakan berdasarkan nilai agama dan budaya hingga penerimaan berdasarkan hak asasi manusia. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, layanan bimbingan dan konseling dengan pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dapat digunakan untuk membantu individu mengembangkan pola pikir yang lebih rasional dan adaptif. Dengan demikian, pemahaman yang komprehensif diperlukan agar masyarakat dapat menyikapi fenomena ini secara objektif berdasarkan kajian ilmiah.
Copyrights © 2026