Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji sejauh mana penerapan Differential Morning Program (DMP) dapat meningkatkan kekatifan murid. Keaktifan murid pada kelompok B kelas Diponegoro meningkat setelah dilaksanakan kegiatan pagi yang berderensiasi selama 2 siklus dengan hasil sebagai berikut: (1) Keaktifan pada pra siklus, ada pada katagori kurang dengan nilai rata-rata 6,7. Sedangkan murid yang berhasil mencapai KKTP sebanyak 2 murid (13%). Secara keseluruhan murid belum mencapai KKTP pada kegiatan pagi. (2) Keaktifan dalam tahapan siklus ke-I, ada pada katagori cukup dengan memperoleh skor rerata sebesar 9. Sedangkan murid yang berhasil mencapai KKTP sebanyak 7 murid (44%). Secara keseluruhan murid belum mencapai KKTP di DMP. (3) Keaktifan dalam tahapan siklus ke-II, ada pada termasuk dalam kriteria sangat baik dengan skor rerata 13,1. Sedangkan murid yang berhasil mencapai KKTP sebanyak murid 15 murid (44%). Secara keseluruhan murid sudah
Copyrights © 2026