Maraknya kasus penurunan karakter siswa akhir-akhir ini telah mempertanyakan keberhasilan pendidikan. Kasus ini menggambarkan bagaimana pendidikan dapat menjadi jembatan untuk membentuk generasi penerus bangsa melalui proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan engagement learning terhadap karakter siswa Kristen pada pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei- Cross-Sectional, menggunakan sampling jenuh. Dalam penelitian ini, responden berjumlah 50 siswa Kristen di Sekolah Dasar Negeri yang berada di Gugus 2 Kecamatan Pagelaran-Kabupaten Malang Jawa Timur. Hipotesis penelitian kemudian dianalisis menggunakan SPSS 29,00. Hasil penelitian ini didapatkan Pearson Correlation 0,691 dengan sig 0,001, menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara strategi Engagement Learning dengan karakter siswa Kristen. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t-hitung sebesar 6,622 lebih besar daripada t-tabel sebesar 2,011 dengan nilai sig 0,001 (< 0,05), dengan demikian, Engagement Learning berpengaruh secara signifikan terhadap karakter siswa Kristen. Hasil uji F menunjukkan nilai F-hitung sebesar 43,847 dengan sig 0,001 (< 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa model regresi signifikan, sehingga Engagement Learning secara keseluruhan berpengaruh terhadap karakter siswa Kristen. Nilai R Square sebesar 0,604 menunjukkan bahwa Engagement Learning memberikan kontribusi sebesar 60,4% terhadap karakter siswa Kristen. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan hipotesis terbukti bahwa ada pengaruh penerapan engagement learning terhadap karakter siswa Kristen sebesar 60,4%.
Copyrights © 2026