Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat siswa serta keterbatasan fasilitas teknologi yang mendukung pembelajaran interaktif. Saat ini kurikulum pendidikan nasional telah diterapkan, namun pembelajaran bahasa Inggris di banyak sekolah ini masih mengandalkan metode yang tradisional dan monoton. Berdasarkan hal tersebut pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa Inggris siswa di Gugus VII Kecamatan Buleleng melalui pemanfaatan teknologi Augmented Reality (AR). Pengabdian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen semu dengan desain pre-test-post-test one group design. Subjek terdiri dari guru dan siswa di sekolah dasar di wilayah tersebut. Metode yang diterapkan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan guru dalam penggunaan AR dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Implikasi dari pengabdian ini adalah pengembangan media pembelajaran berbasis AR yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain dengan tantangan serupa. Kesimpulannya, penggunaan AR efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris, menjadikannya lebih menarik dan interaktif, serta mendorong keberlanjutan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan.
Copyrights © 2026