Rendahnya literasi baca tulis, budaya, dan finansial masyarakat masih menjadi permasalahan mendasar dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat desa. Program pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan literasi humanis berbasis KUMARA (Kubu Melajah Sastra) dalam meningkatkan kompetensi warga melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Jenis riset yang digunakan adalah riset partisipatif (Participatory Action Learning System/PALS) yang menekankan kolaborasi antara tim pelaksana dan masyarakat. Subjek kegiatan terdiri atas 60 warga masyarakat yang terbagi ke dalam tiga pojok literasi: KUMARA Aksara, KUMARA Budaya, dan KUMARA Cingkrem. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), serta pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif-komparatif untuk menilai perubahan kompetensi warga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata 80-85% pada kemampuan literasi dasar, finansial, dan budaya setelah intervensi program. Selain itu, terbentuknya pojok literasi berkelanjutan memperkuat partisipasi warga dalam pembelajaran sepanjang hayat. Kesimpulannya, penerapan literasi humanis berbasis KUMARA efektif dalam mengembangkan kecakapan literasi multidimensional yang berorientasi pada kemandirian dan keberlanjutan sosial. Program ini berimplikasi pada peningkatan kapasitas masyarakat desa dalam mencapai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan pengentasan kesenjangan sosial.
Copyrights © 2026