Latar belakang: Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut sektor bisnis untuk mengoptimalkan infrastruktur jaringan komputer guna mendukung operasional yang efisien dan kompetitif. Namun, secara praktis banyak perusahaan menghadapi kendala rigiditas infrastruktur lokal (on-premises) yang memicu inefisiensi alokasi sumber daya dan pembengkaknya biaya operasional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan komputasi awan dalam meningkatkan efisiensi infrastruktur jaringan komputer di lingkungan bisnis. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi melalui tinjauan pustaka sistematis (systematic literature review) terhadap basis data akademik terindeks , yang diperkuat dengan analisis studi kasus berbasis simulasi CloudSim dan observasi empiris terhadap migrasi infrastruktur korporasi menengah dari sistem on-premises ke model Infrastructure as a Service (IaaS). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komputasi awan secara signifikan mengoptimalkan alokasi sumber daya dinamis dengan peningkatan utilisasi CPU sebesar 10% dan memori 8%, serta mereduksi biaya operasional infrastruktur TI hingga 30–40%. Integrasi model layanan IaaS, PaaS, dan SaaS yang dikombinasikan dengan arsitektur Software-Defined Networking (SDN) terbukti mampu meningkatkan kinerja, elastisitas skalabilitas, keamanan, dan keandalan data secara terpusat. Kesimpulan: Komputasi awan memainkan peran penting dalam mentransformasi infrastruktur jaringan tradisional menjadi lebih efisien, responsif, dan adaptif terhadap dinamika lingkungan bisnis digital. penelitian ini secara praktis memberikan panduan strategis bagi pengambil kebijakan di perusahaan dalam mengeksplorasi mitigasi risiko serta melakukan migrasi infrastruktur digital secara aman dan efisien.
Copyrights © 2026