Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai kesulitan belajar membaca siswa serta pendekatan pembelajaran yang mampu membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test dan wawancara dilakukan dengan siswa, orang tua, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa menghadapi tantangan dalam pengenalan huruf dasar alfabet sehingga menyebabkan penurunan prestasi akademik. Selain itu wawancara dengan orang tua mengungkapkan bahwa aktivitas diluar akademik menjadikan siswa tidak terkontrol ketika berada dirumah dengan lebih banyak menghabiskan bermain dan penggunaan gadget yang sering sehingga mampu mengurangi efektivitas belajar siswa. Guru mencatat sisa kurang teliti dalam menyelesaikan tugas sekolah dan sering tidak bisa membandingkan huruf alfabet yang hampir sama. Ketika digunakan metode pembelajaran Self-Regulated Strategy Development (SRSD) siswa mulai mampu mengelola waktu belajar dengan baik dan siswa sudah mampu membedakan huruf alfabet dan sudah bisa membaca secara perlahan-lahan. Maka dapat disimpulkan bahwa strategi penerapan pembelajaran Self-Regulated Strategy Development (SRSD) dapat membantu siswa yang mengalami kesulitan belajar membaca dan meningkatkan prestasi akademik siswa.
Copyrights © 2026