Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan perkembangan saraf yang ditandai oleh kesulitan memusatkan perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas yang berkaitan dengan gangguan fungsi eksekutif. Salah satu komponen penting dalam fungsi eksekutif adalah Inhibitory Control, yaitu kemampuan menghambat respons yang tidak relevan dan mempertahankan fokus perhatian. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Inhibitory Control dalam gangguan atensi pada anak dengan ADHD melalui integrasi perspektif psikologi kognitif dan neurokognitif. Pendekatan kualitatif dengan desain literature review mengacu pada pedoman PRISMA digunakan, dengan 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dari 43 artikel yang teridentifikasi. Data dianalisis menggunakan thematic synthesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa anak dengan ADHD mengalami defisit Inhibitory Control yang berdampak pada rendahnya kemampuan menyaring distraksi, mempertahankan perhatian, dan mengelola informasi. Secara neurokognitif, kondisi ini berkaitan dengan disfungsi jaringan otak yang berperan dalam kontrol perhatian dan regulasi perilaku, terutama pada sistem fronto-striatal dan prefrontal cortex.
Copyrights © 2026