Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi internalisasi nilai-nilai religius dalam pembentukan karakter religius siswa di SD IT Hafizul Ilmi Gampong Blang Krueng. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter religius di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang memengaruhi perilaku serta moral peserta didik. Internalisasi nilai religius dipahami sebagai proses penanaman nilai melalui keteladanan, pembiasaan, dan pengalaman langsung sehingga nilai keagamaan tidak hanya dipahami secara kognitif, tetapi juga diwujudkan dalam sikap dan perilaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang mendalam mengenai peran guru, pelaksanaan strategi internalisasi, serta hasil pembiasaan pada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan signifikan sebagai teladan, pembimbing spiritual, serta fasilitator dalam menanamkan nilai religius melalui kegiatan rutin seperti salat dhuha, doa bersama, ceramah pagi, dan pembiasaan akhlak mulia. Strategi internalisasi di sekolah diterapkan melalui keteladanan, pembiasaan, dan penguatan nilai secara berkelanjutan yang terintegrasi dalam budaya sekolah. Pembiasaan tersebut menghasilkan perkembangan karakter religius siswa pada aspek kognitif, spiritual, psikomotor, dan sosial, ditandai dengan meningkatnya kedisiplinan, tanggung jawab, sikap sopan, serta kemampuan memahami dan mengamalkan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan internalisasi nilai religius di SD IT Hafizul Ilmi dipengaruhi oleh peran aktif guru, budaya sekolah yang mendukung, serta kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua.
Copyrights © 2026