Tujuan – Administrasi perjalanan dinas merupakan bagian penting dari administrasi perkantoran yang mendukung efektivitas organisasi dan keberlangsungan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan prosedur administrasi perjalanan dinas di Bank BJB Kantor Pusat Bandung, khususnya pada Divisi DJK, yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan General Secretary Divisi DJK, sedangkan data dokumentasi diperoleh dari Human Capital System (HCS), sistem My Activity, dan dokumen resmi perjalanan dinas. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi pelaksanaan prosedur serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur administrasi perjalanan dinas telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan didukung sistem digital yang meningkatkan efisiensi serta transparansi. Namun, masih terdapat kendala berupa ketidaklengkapan dokumen, keterlambatan proses persetujuan, dan kurangnya ketelitian pegawai dalam melengkapi persyaratan administrasi. Kendala tersebut memengaruhi efektivitas proses reimbursement dan efisiensi administrasi. Secara umum, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan teori administrasi perkantoran, meskipun masih memerlukan optimalisasi. Kebaruan – Penelitian ini memberikan gambaran mengenai implementasi prosedur administrasi perjalanan dinas berbasis digital di sektor perbankan melalui pemanfaatan Human Capital System (HCS) dan sistem My Activity. Signifikansi – Hasil penelitian diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi organisasi dalam meningkatkan efisiensi administrasi, ketelitian pegawai, dan pengelolaan perjalanan dinas berbasis digital.
Copyrights © 2026