Latar Belakang: Sirosis hepatis dekompensata akibat metabolic dysfunction-associated fatty liver disease (MAFLD) sering disertai malnutrisi, asites, gangguan metabolisme glukosa, dan risiko hepatic sarcopenia yang memerlukan penatalaksanaan gizi komprehensif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan asuhan gizi individual pada pasien sirosis hepatis dekompensata Child-Pugh B akibat MAFLD dengan asites permagna dan hiperglikemia reaktif. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan Nutrition Care Process (NCP) yang meliputi asesmen, diagnosis, intervensi, monitoring, dan evaluasi gizi. Hasil: Pasien mengalami malnutrisi terkait penyakit kronik dengan inflamasi, ditandai oleh %LILA 85,3%, asupan energi-protein tidak adekuat, asites permagna, anemia, hiperglikemia reaktif, dan risiko hepatic sarcopenia. Setelah intervensi, asupan energi meningkat dari 900,2 kkal menjadi 1.149 kkal dan asupan protein dari 37,4 g menjadi 52 g, disertai perbaikan toleransi makan dan kondisi klinis. Kesimpulan: Asuhan gizi individual berbasis GLIM membantu meningkatkan asupan energi-protein dan mendukung stabilisasi kondisi klinis pasien sirosis hepatis dekompensata akibat MAFLD. Keywords / Kata kunciSirosis hepatis; MAFLD; asites; hiperglikemia; asuhan gizi
Copyrights © 2026