Pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan siap menghadapi tuntutan dunia profesional. Sebagaimana diungkapkan oleh Sukoco (2019) pendidikan ini bertujuan untuk mengembangkan keahlian dan keterampilan yang diperlukan dalam industri. Dalam konteks Indonesia, pendidikan tinggi vokasi semakin menjadi sorotan sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama di tengah perkembangan industri yang pesat dan kebutuhan pasar kerja yang semakin spesifik. (Sukoco, 2019, p. 01) Masih terdapat kesenjangan antara lembaga pendidikan dan dunia usaha yang mengakibatkan lulusan tidak selalu memenuhi kualifikasi yang diharapkan oleh industri (Siswaya, 2009). Hal ini menjadi tantangan bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang sedang mempertimbangkan kelanjutan pendidikan mereka. Banyak siswa yang kurang memahami pentingnya pendidikan tinggi vokasi dan terjebak dalam stigma bahwa jalur akademis adalah satu-satunya pilihan untuk mencapai kesuksesan. Padahal, pendidikan vokasi menawarkan jalur yang jelas dengan peluang karir yang menjanjikan. Pendidikan vokasi memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap bersaing di dunia industri. Namun, pemahaman siswa SMA tentang pendidikan vokasi masih rendah, Melalui program pengabdian masyarakat ini, kami memberikan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pentingnya pendidikan tinggi vokasi. Dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran mereka, siswa akan lebih termotivasi untuk merencanakan masa depan mereka dan memilih bidang yang sesuai dengan minat serta potensi yang dimiliki. Upaya ini tidak hanya bermanfaat bagi individu, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan sosial yang lebih luas di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan sasaran siswa SMA N 1 Balapulang Kabupaten Tegal, dengan menggunakan motode sosialisasi yang di awali dengan Pretest untuk mengukur pengetahuan awal, dilanjutkan dengan penyampaian materi dan di akhiri dengan Postest unutk mengukur hasil peningkatan pengetahuan siswa.Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman siswa dari 59,31% pada pretest menjadi 97,93% pada posttest. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran siswa mengenai pendidikan vokasi Kata kunci: Pengetahuan, Pendidikan vokasi, Siswa SMA
Copyrights © 2026