Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kelancaran membaca dan Self-assessment dalam pembelajaran Extensive Reading (Tadoku) pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Riau. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan melibatkan 30 mahasiswa angkatan 2024. Data kelancaran membaca dikumpulkan melalui tes membaca lisan yang mencakup indikator akurasi dekoding dan kecepatan membaca, sedangkan data Self-assessment diperoleh melalui kuesioner berskala Likert yang telah divalidasi (21 butir, Cronbach’s Alpha = 0,854). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan: (1) tingkat kelancaran membaca mahasiswa berada pada kategori sedang; (2) nilai Self-assessment mahasiswa berada pada kategori tinggi; dan (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kelancaran membaca dan Self-assessment dengan koefisien korelasi ρ = 0,468 (p = 0,009), yang termasuk dalam kategori hubungan sedang. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa dengan Self-assessment lebih baik cenderung memiliki kelancaran membaca yang lebih tinggi. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pengajar untuk mengintegrasikan Self-assessment secara lebih terstruktur dalam pembelajaran Tadoku.
Copyrights © 2026