Latar Belakang: Indonesia merupakan negara yang rawan bencana gempa bumi. Remaja adalah kelompok rentan terdampak bencana dengan kesiapsiagaan yang beragam, terutama dalam memahami tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana. Faktor yang berperan meningkatkan kesiapsiagaan remaja yaitu dukungan sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana gempa bumi melalui penyuluhan mengenai dukungan sosial.Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan melalui pendekatan pendidikan nonformal berupa penyuluhan. Program ini dilakukan selama satu hari di SMK Mutiara Terpadu Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dengan melibatkan 40 peserta. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dukungan sosial berbasis skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji statistik paired sample t-test.Hasil: Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kesiapsiagaan remaja setelah diberikan penyuluhan dukungan sosial. Penyuluhan dukungan sosial efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan remaja menghadapi bencana gempa bumi (p = 0,001).Kesimpulan: Kegiatan penyuluhan dukungan sosial terbukti mampu meningkatkan kesiapsiagaan remaja dalam menghadapi bencana gempa bumi, sehingga dapat menjadi salah satu upaya edukatif untuk memperkuat ketahanan remaja terhadap risiko bencana.
Copyrights © 2026