Latar Belakang: Kesehatan mental remaja menjadi isu global, terutama akibat kesulitan mengelola stres emosional. Di SMK Negeri 4 Depok, tuntutan akademik tinggi disertai masalah regulasi emosi: 50% siswa sulit mengekspresikan emosi, 30% mengalami konflik keluarga, dan 20% konflik teman sebaya. Kondisi ini berisiko memperburuk kemampuan adaptasi emosional, sehingga diperlukan intervensi preventif. PKM ini bertujuan menganalisis kapasitas regulasi emosi siswa sebelum dan sesudah pelatihan.Metode: Kegiatan ini menggunakan desain kuasi-eksperimen one-group pre-post test terhadap 36 taruna di SMK Negeri 4 Depok. Intervensi dilakukan secara intensif melalui enam sesi pelatihan selama dua minggu dengan bantuan modul yang telah tervalidasi. Hasil: Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan adanya perbaikan signifikan pada skor kesulitan regulasi emosi dengan p 0,003 serta peningkatan pada aspek strategis, kontrol impuls, orientasi tujuan, dan kesadaran emosional siswa.Kesimpulan: Pelatihan ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas fungsional emosi siswa, sehingga direkomendasikan sebagai program preventif di lingkungan sekolah dengan tingkat kedisiplinan tinggi guna meningkatkan resiliensi.
Copyrights © 2026