Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan dampak tsunami di Kelurahan Air Tawar Barat, Kota Padang dengan menggunakan model 3D berbasis pemetaan digital. Metode yang digunakan meliputi analisis spasial dengan overlay parameter kerawanan tsunami dan simulasi numerik menggunakan perangkat lunak Tunami-N3. Parameter yang digunakan mencakup elevasi tanah, kemiringan lereng, penggunaan lahan, jarak dari pantai, dan jarak dari sungai. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario gempa 8,9 Mw di zona megathrust Mentawai-Siberut dapat menghasilkan gelombang tsunami setinggi 12 meter dengan jarak inundasi hingga 11,3 km. Peta kerentanan tsunami yang dihasilkan menunjukkan bahwa wilayah penelitian terbagi dalam empat kategori: aman (13 ha), cukup rentan (427 ha), rentan (399 ha), dan sangat rentan (8 ha). Visualisasi 3D dengan QGIS dan Blender memberikan gambaran interaktif mengenai area terdampak, sehingga dapat digunakan sebagai media edukasi dan mitigasi bencana.
Copyrights © 2025