Kecamatan Koto Tangah merupakan salah satu wilayah pesisir di Kota Padang yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tsunami karena berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan berada dekat zona subduksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat bahaya tsunami serta merumuskan strategi mitigasi bencana tsunami di Kecamatan Koto Tangah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial menggunakan metode Berryman (2006) dan metode Interpretative Structural Modeling (ISM). Data yang digunakan meliputi Digital Elevation Model (DEM), penggunaan lahan, garis pantai, dan ketinggian gelombang tsunami maksimum 10 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pesisir Kecamatan Koto Tangah memiliki tingkat bahaya rendah 248,21 Ha, tingkat bahaya sedang 2.129,31 Ha, dan tinggi 1.760,93 Ha. terutama pada kawasan dataran rendah dengan dominasi permukiman. Strategi mitigasi prioritas yang direkomendasikan meliputi penguatan sistem peringatan dini, penyediaan jalur dan tempat evakuasi, edukasi kebencanaan masyarakat, serta peningkatan koordinasi antar lembaga terkait. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengambilan kebijakan pengurangan risiko bencana tsunami di Kecamatan Koto Tangah.
Copyrights © 2026