Penelitian ini menganalisis peran WhatsApp dalam ekosistem pembelajaran pascapandemi Covid-19 melalui meta-sintesis kualitatif literatur pendidikan. Topik ini penting dikaji karena WhatsApp tetap digunakan sebagai media komunikasi pembelajaran setelah sekolah dan perguruan tinggi kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka maupun pembelajaran bauran. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review dengan menelaah artikel jurnal dan prosiding yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025 tentang penggunaan WhatsApp dalam pendidikan formal. Data dikumpulkan menggunakan lembar telaah yang mencakup identitas sumber, jenjang pendidikan, fungsi pembelajaran, manfaat, kendala, dan temuan utama. Data dianalisis melalui identifikasi, seleksi, pengodean, kategorisasi, sintesis tematik, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp berfungsi sebagai media komunikasi, distribusi materi, pemberian tugas, diskusi, umpan balik, koordinasi, dan pendampingan belajar. Penggunaan WhatsApp paling banyak ditemukan pada jenjang SD/sederajat, diikuti perguruan tinggi, SMA/SMK/sederajat, PAUD/sederajat, dan SMP/sederajat.
Copyrights © 2026