Demam merupakan salah satu kejadian ikutan pasca imunisasi yang sering dialami oleh bayi setelah dilakukan imunisasi. Tidak jarang orang tua lebih memilih untuk menghindarkan anak dari imunisasi atau tidak memastikan bayi yang mereka miliki untuk mendapatkan imunisasi tepat waktu akibat adanya gejala ikutan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemberian kompres dari ekstrak lidah buaya (Aloe vera) terhadap penurunan suhu tubuh pada bayi yang mengalami demam pasca-imunisasi. Studi ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimental dengan pendekatan one-group pre-post test design, melibatkan 18 responden bayi yang dipilih melalui teknik purposive sampling di Desa Kerang, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan. Pengukuran suhu tubuh dilakukan menggunakan termometer digital dan dicatat dalam lembar observasi sebelum serta sesudah intervensi kompres Aloe vera. Hasil analisis statistik dengan uji paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara suhu tubuh sebelum dan sesudah pemberian kompres, sehingga membuktikan bahwa kompres Aloe vera efektif dalam menurunkan demam pada bayi pasca-imunisasi. Kandungan Aloe vera yang terdiri dari 95% air, serta senyawa aktif seperti saponin dan lignin, berperan sebagai vasodilator yang melebarkan pembuluh darah kapiler, sehingga memperlancar sirkulasi darah dan memfasilitasi pelepasan panas tubuh melalui mekanisme konduksi dan evaporasi, yang pada akhirnya menurunkan suhu tubuh secara alami. Temuan ini memperkuat bukti bahwa kompres Aloe vera dapat dijadikan sebagai terapi non-farmakologis yang aman dan potensial untuk mengatasi demam pada bayi pasca-imunisasi, dengan catatan bahwa prosedur pembuatan dan aplikasinya harus dilakukan secara tepat sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi
Copyrights © 2026