Karena tuntutan yang meningkat terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan perusahaan, penggunaan teknologi informasi yang ramah lingkungan (Green IT) menjadi bagian penting dari dunia bisnis. Untuk memastikan bahwa strategi penerapan Green IT berjalan dengan baik dan terarah, evaluasi perlu dilakukan untuk mengetahui seberapa siap organisasi untuk menerapkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat kesiapan Green IT pada PT XYZ dengan menggunakan kerangka kerja G-Readiness, yang terdiri dari lima variabel: Attitude, Practice, Policy, Technology, dan Governance. Untuk mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Survei kuesioner dibagikan kepada pekerja dari berbagai divisi, dan data ini dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan tingkat kesiapan masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Green IT di perusahaan berada pada kategori “cukup siap”, dengan sikap (3,90), praktik (4,06), kebijakan (4,19), teknologi (4,10), dan kepemimpinan (3,97). Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki dasar yang memadai untuk menerapkan Green IT, tetapi masih ada kendala, seperti kurangnya pemahaman karyawan tentang konsep Green IT dan kurangnya kebijakan yang secara spesifik mengatur penerapan teknologi ramah lingkungan. Namun, penerapan Green IT masih memerlukan penguatan pada aspek teknologi dan tata kelola agar berjalan lebih baik dan lebih berkualitas.
Copyrights © 2026