Serangan phishing meningkat dan menyebabkan kerugian yang diproyeksikan mencapai $10,5 triliun pada 2025 dan $15,63 triliun pada 2029, dengan biaya pemulihan rata-rata mencapai $4,88 juta per perusahaan. Di Indonesia sendiri laporan IDADX mencatatkan 26.675 serangan phishing pada Q1 2023 yang menargetkan domain seperti .id, biz.id, dan my.id. dengan kasus seperti penipuan pada situs BCA dan DJKN yang pernah terjadi di Indonesia. Tinjauan ini bertujuan untuk memetakan konsep dan faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi kerentanan individu sebagai korban kejahatan phishing. Metode yang digunakan adalah scoping review untuk memetakan konsep dan faktor psikologis yang mempengaruhi individu sebagai korban dari kejahatan phishing yang dijadikan panduan dalam studi ini. Peneliti memasukkan studi kualitatif dan kuantitatif yang diterbitkan dari tahun 2016 hingga 2025 dalam berbagai data base seperti ScienceDirect, Pubmed, dan Google Scholar. Hasil penelitian memetakan faktor psikologis yang terjadi pada korban kejahatan phising seperti faktor kognitif, faktor emosional, dan faktor sosial teknologi yang saling terkait dan membentuk respons individu terhadap ancaman phising. Penelitian ini menyoroti peran dari faktor psikologis pada kerentanan phishing dengan implikasinya untuk penelitian selanjutnya dan pengembangan pelatihan Cyber Awareness. Diperlukannya penelitian lebih lanjut untuk melihat faktor atau aspek-aspek apa saja yang muncul pada korban kejahatan phising dan penelitian longitudinal di Indonesia guna mendapatkan strategi pencegahan yang efektif sesuai sosial-kultur Indonesia.
Copyrights © 2025