Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan serius yang harus dihadapi setiap daerah dalam rangka percepatan pembangunan daerah. Maka dari itu, diperlukan adanya eksistensi dari pemerintah daerah dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh desentralisasi fiskal, pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan penduduk terhadap tingkat kemiskinan pada Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2015. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif. Estimasi dilakukan dengan regresi data panel yang menggunakan program Eviews 7. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal, pengeluaran pemerintah dan pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan dan negatif terhadap tingkat kemiskinan, baik secara simultan maupun parsial.Kata kunci: desentralisasi fiskal, pengeluaran pemerintah, pertumbuhan penduduk, kemiskinan.
Copyrights © 2016