Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan Islami dengan menekankan integrasi nilai spiritual, moral, dan manajerial dalam konteks pendidikan Islam, khususnya pesantren. Kepemimpinan Islami berpijak pada prinsip siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah yang menjadi pedoman normatif bagi pemimpin Muslim. Melalui pendekatan studi pustaka (library research), penelitian ini menelaah berbagai literatur dan hasil penelitian kontemporer dalam kurun waktu 2015–2025. Hasil temuan konseptual pada literatur menunjukkan bahwa kepemimpinan Islami memiliki pengaruh positif terhadap kinerja organisasi, pembentukan budaya kerja religius, serta peningkatan loyalitas dan motivasi anggota. Lebih jauh, integrasi antara kepemimpinan karismatik dan visioner terbukti relevan dalam menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi. Pemimpin karismatik berperan membangun keteladanan dan loyalitas, sedangkan pemimpin visioner mampu merumuskan arah strategis masa depan lembaga pendidikan. Perpaduan keduanya melahirkan model kepemimpinan profetik-transformasional yang adaptif, inspiratif, dan transformatif. Implikasi praktis dari kajian ini menegaskan bahwa pesantren memerlukan model kepemimpinan Islami-karismatik-visioner untuk menjaga identitas religius sekaligus meningkatkan daya saing di era global, terutama dalam menghadapi pengaruh globalisasi pada sistem pendidikan Islam di Indonesia.
Copyrights © 2026