Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada mata pelajaran Aqidah Akhlak yang masih didominasi oleh metode pembelajaran konvensional. Kondisi tersebut menyebabkan siswa kurang aktif dalam bertanya, berdiskusi, dan menganalisis permasalahan secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran snowball throwing yang dipadukan dengan teknik learning starts with a question (LSQ) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Aqidah Akhlak di MTs Mahasinul Akhlak Halmahera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui nonequivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa yang terdiri atas 15 siswa kelas eksperimen dan 12 siswa kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, independent sample t-test, dan analisis N-Gain dengan bantuan program R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen (p > 0,05). Uji independent sample t-test menunjukkan nilai t_hitung sebesar 16,316 dengan p-value < 0,05 yang menandakan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 88,00 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 76,17. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,716 berada pada kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,457 berada pada kategori sedang. Dengan demikian, model pembelajaran snowball throwing berbasis LSQ terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa
Copyrights © 2026