Penyakit degeneratif merupakan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh akumulasi radikal bebas berlebih dalam tubuh. Radikal bebas yang bersifat reaktif terhadap sel dan jaringan menyebabkan penurunan fungsi secara bertahap. Kurangnya jumlah antioksidan endogen untuk menetralkan radikal bebas mendorong perlunya ada tambahan antioksidan eksogen. Jawer kotok (Coleus atropurpureus L. Benth), terutama dalam hal ini pada bagian daun diketahui berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Tujuan dilaksanakannya studi ini untuk mengevaluasi kinerja antioksidan ekstrak etanol daun jawer kotok secara in vitro menggunakan metode peredaman radikal bebas dengan DPPH dan kpasitas antioksidan dengan FRAP. Ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi dengan perbandingan pelarut dan sampel adalah 3 : 1 untuk memperoleh rendemen ekstrak yang kemudian diuji aktivitas antioksidannya. Hasil uji DPPH menggambarkan bahwa ekstrak dikategorikan memiliki aktivitas antioksidan tinggi dengan nilai IC50 > 60 ppm. Uji FRAP menunjukkan nilai rata-rata 160,043 mg AAE/g ekstrak, yang mengindikasikan kapasitas reduksi yang baik. Dengan demikian, ekstrak etanol daun jawer kotok potensial dimanfaatkan sebagai sumber antioksidan alami berdasarkan evaluasi uji DPPH dan FRAP yang diperoleh.
Copyrights © 2025